Posted by Iqbal on Jun 26, '08 1:37 AM for everyone
sebenernya...ada hal yang saya sangat inginkan ketika sekolah....

bukan menjadi rangking satu....
bukan jadi anak band......



tapi yang saya inginkan adalah....saya pengin banget ngebakar aula sekolah saya....hahahahahahahahahahahahahahahaha

Posted by Iqbal on Jun 26, '08 1:15 AM for everyone
Buat kakak2 yang udah kuliah, mau nanya dong......

Klo Ospek FISIP UI kayak gimana sih.....apakah disuruh ngebakar kampus...?ato merkosa mahasiswi...?(yang kedua kata deo).........

Mohon dijawab ya.......

Posted by Iqbal on Jun 21, '08 10:50 AM for everyone
Setelah ditunggu selama dua minggu...akhirnya pada tanggal 21 Juni 2008 pukul 18.13

Selamat

Peserta dengan nomor 2082103422 diterima di program studi 223643....

yang berarti gua diterima di UI FISIP program studi Ilmu Komunikasi........aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa


terima kasih kepada:
Akbar yang udah ngasih tau saya klo ada UMB (selamat udah keterima di kedokteran)
Irfan yang udah nyemangatin dan bantu saya belajar (kamu bakal masuk akuntansi fan..)
Kakak-kakak Ronin NF yang udah ngebeliin formulir...(gimana kabarnya?)
Krisnadi, Arme, Shefie, dan Ipunk yang udah nemenin saya ngembaliin formulir (kalian teman baik saya)
Arief dan Rendy yang udah nyemangatin saya(kalem urang moal milu SNMPTN)
Dapit dan Farid yang udah doain saya...(kalian teman saya yang top bangetlah....walaupun udah om-om)
Aneu yang udah jadi Guide saya di Jakarta (aku bakal doain kamu kok)
Seyntha yang udah ngedoain dan nyemangatin saya(belajar ya buat SNMPTN)
Gyo yang udah ngedoain saya (maaf Yo...saya ga bisa nemenin kamu di Bandung)
Dab juga buat semua yang udah ngedoain saya...saya doakan semoga kalian semua mendapatkan yang terbaik..aamiin
dan juga buat Pee Wee Gaskins, Komplete Kontrol, dan Killing Me Inside yang lagu-lagunya udah nyemangatin saya selama menjalani proses UMB....

tak lupa...paling spesial...buat Ayah dan Ibu saya yang udah merestui dan mendoakan anakmu ini.....Ill never let you down.....

UI...Im comming!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Posted by Iqbal on Jun 12, '08 11:11 PM for everyone
    Seringkali saya menemukan kasus dimana seseorang tidak bangga akan dirinya sendiri. Saya pun pernah menggalami hal itu, dan masa-masa itu menjadi masa tersulit bagi saya karena saya tidak bisa menerima dan bangga akan keadaan diri saya sendiri. Dan saya yakin sekali penyakit "minder" ini masih menggerogoti sebagian besar teman-teman kita sehingga rasa minder ini menutupi potensi yang mereka punya.
  Minder itu sendiri bentuknya bermacam-macam. BIsa berupa keengganan untuk menyampaikan ide atau gagaasan yang kita punya, bisa berupa keengganan untuk melakukan suatu tindakan baru yang belum pernah ada, dan bahkan bisa berupa munculnya rasa malu karena mempunyai gaya rambut tertentu atau memakai pakaian tertentu. Pada intinya, minder itu sendiri muncul karena kita berbeda dengan yang lain, tetapi kita tidak menyukai keadaan kita yang beda tersebut.
    Padahal, manusia sendiri diciptakan berbeda-beda oleh Allah SWT. Lalu kenapa kita harus menjadi tidak percaya diri akan keadaan kita yang berbeda? Hal yang berbeda belum tentu salah, malah bisa jadi itu yang lebih benar. Hal yang berbeda belum tentu jelek, bisa jadi malah itu yang lebih bagus. Dan hal yang berbeda itu belum tentu buruk, bahkan bisa jadi itu yang lebih baik.
    Apabila kita merasa diri kita berbeda dari yang lain, maka banggalah akan perbedaan tersebut selama perbedaan itu memberikan dampak yang positif bagi hidup kita.Jangan sampai kita tidak menerima keadaan kita yang berbeda, karena apabila kita sendiri tidak menerima keadaan tersebut, bagaimana orang lain bisa menerimanya? Perbedaan yang kita miliki harus kita yakini sebagai sesuatu yang lebih dari diri kita. Perbedaan itu bisa membuat diri kita lebih unik, mempunyai karakter yang jelas, dan bisa menonjolkan keunggulan kita dari yang lain. Perbedaan itu pun bisa membuat kita menemukan sesuatu yang baru dan menyenangkan untuk kita eksplorasi lebih jauh.
    Karena itu teman-temanku, banggalah apabila kalian berbeda. Karena tanpa perbedaan, hidup ini tak akan berwarna......
   

Posted by Iqbal on Jun 5, '08 12:56 PM for everyone
    Hari Minggu tanggal 1 Januari 2008, STV mengandakan acara konser akustik yang diisi oleh Nudist Island, Rosemary, Alone at Last, Komplete Kontrol, Pure Saturday(cancelled), Rocket Rockers (cancelled), dan Burgerkill (cancelled). Acara yang bertempat di depan gedung AACC, awalnya akan digelar sampai pukul sembilan malam ini terpaksa dibubarkan oleh pihak kepolisian karena terjadi kericuhan di tengah acara.
    Pada awal ketika Nudist Island bermain, acara masih berjalan dengan lancar karena massa yang datang belum begitu banyak. Lalu, ketika jeda sesaat sebelum Rosemary naik ke panggung, massa mulai berdatangan dalam jumlah yang besar yang secara seketika memenuhi venue yang ada. Dan Rosemary pun tampil di panggung dengan sukses membawakan tiga lagu termasuk lagu baru mereka "We Need The Punk Rock Show". Ketika Rosemary tampil inilah, mulai muncul perkelahian dikarenakan tersenggol (biasalah orang mabuk). Dan saya yakin banyak sekali orang yang mabuk saat itu karena saya menonton di barisan depan stage, dan disana tercium bau alkohol yang kuat. Pihak keamanan yang meilhat keadaan tersebut, malah mengambil kebijakan yang kurang tepat yaitu mengharuskan tiap ornag yang menonton untuk duduk. Padahal, venue saat itu sangat sempit dan hanya bisa diisi apabila semuanya berdiri. Namun, pada akhirnya penonton pun menurut karena diancam acara tidak akan dilanjutkan apabila mereka belum duduk. Alone at Last pun tampil dengan sangat sukses karena lagu-lagu mereka masih sangat fresh (album baru) dan juga dikarenakan vokalisnya, Yas, yang sangat komunikatif. Baru, ketika KOMPLETE KONTROL bermain, mulai terjadi kericuhan yang hebat dikarenakan perkelahian akibat tidak tersedianya tempat duduk. Pada saat itulah acara dihentikan.
    Kejadian ini menjadi tamparan yang sangat keras bagi scene bawah tanah di Bandung karena acara kemarin seharusnya menjadi suatu pembuktian bahwa acara konser bawah tanah pun bisa berjalan dengan tenang. Tetapi, diakibatkan beberapa oknum tak terdidik, akhinya semua usaha itu menjadi sia-sia. Oknum-oknum tersebutlah yang harus kita berantas, kita perangi, dan kita anggap pengkhianat scene kita. Usaha yang lebih keras, akan sangat dibutuhkan untuk memperbaiki nama scene ini. Oleh karena itu, mari bersatu, dimana pun, siapa pun, ayo kita kembalikan nama baik scene ini. 


Posted by Iqbal on May 25, '08 11:47 AM for everyone
    Konsistensi, adalah sebuah keadaan dimana kita melakukan sebuah pekerjaan ataupun menjalani suatu proses secara bertahap dan berkelanjutan untuk mencapai suatu hasil akhir yang diharapkan. Tetapi, sering kali kita tidak mempunyai konsistensi di dalam setiap hal yang kita lakukan sehingga menyebabkan hasil yang kita dapat dari pekerjaan kita kurang memuaskan. Oleh karena itu, konsistensi perlu kita miliki dalam setiap kegiatan yang kita lakaukan.
    Agar kita konsisten dalam hal ynag kita lakukan, ada berbagai cara untuk mewujudkan hal tersebut yaitu :
1. Mencintai pekerjaan yang kita lakukan.
Agar kita berkelanjutan dalam mengerjakan suatu pekerjaan, tentu saja pekerjaan tersebut harus dibarengi rasa cinta sehingga pekerjaan tersebut tidak terasa berat dan memaksa bagi diri kita.
2. Mengetahui hasil atau target apa yang akan kita raih.
Apabila kita mengetahui secara pasti apa yang akan kita raih, tentunya akan memotivasi diri kita untuk terus melakukan pekerjaan tersebut.
3 Membuat perencanaan atau targetan berjangka.
Apabila dalam suatu pekerjaan ada sebuah targetan berjangka pendek dan mempunyai tahapan, tentunya arah pekerjaan kita terasa lebih jelas. Dan degan adanya tahapan, maka proses pekerjaan kita akan terasa lebih ringan dan tidak membosankan.
4. Mengerjakan pekerjaan itu sesegera mungkin dan tidak menunda-nunda penyelesaiaan target.
Dengan segera mengerjakan pekerjaan itu, maka hasil yang akan diraih tentunya akan lebih cepat kita dapatkan. Dan dengan tidak menunda-nunda suatu pekerjaan atau penyelesaian target maka kita tidak akan merasa berat dengan pekerjaan kita sehingga berhenti di tengah proses kerja kita.
5. Selalu mengingat betapa kita menginginkan hasil yang akan kita capai.
Dengan keinginan akan hasil yangg sangat kuat, maka kita akan terhindar dari berhenti di tengah proses pekerjaan yang kita lakukan. Dan ini juga bisa memotivasi kita untuk sesegera mungkin menyelesaikan pekerjaan yang sedang kita lakukan sehingga terhindar dari penumpukan tugas.
    Hal-hal di atas, diharapkan dapat menumbuhkan konsistensi dalam diri kita sehingga kita bisa mencapai hasil atau target yang kita miliki dalam hidup kita. Tentunya hal-hal di atas akan menjadi asap belaka, apabila kita tidka segera melakukannya. Karena itu, ayo kita tumbuhkan konsistensi dalam diri kita mulai sekarang.


Posted by Iqbal on May 18, '08 1:15 PM for everyone
Jalan Kiara Condong, mungkin bagi sebagian besar orang hanya dipandang sebagai daerah semi kumuh (apalagi yang dekat dengan stasiunnya) dikarenakan banyaknya gepeng dan pedagang kaki lima yang ada di daerah itu, belum lagi dengan pasar yang memang ada setiap harinya. Saya sendiri tidak memungkiri hal itu, karena saya pun berpikiran sama dengan kebanyakan ornag mengenai jalan ini. Tapi, kemarin saya mendapatkan pelajaran dari jalan yang sudah lama saya lewati ini. Sebuah pelajaran mengenai perjuangan dalam hidup, yang bisa kit aambil dari para gepeng yang harus mengais rejeki dari orang lain, berjuang untuk makannya hari ini, juga dari pedagang kaki lima, yang terkadang harus berjuang melawan tibum dan preman yang mengancam mata pencaharian mereka, maupun dari supir angkot, yang setiap harinya harus bergelut dengan debu dan peluh, sekedar untuk mengejar setoran hari ini. Pelajaran lainnya adalah mengenai persaingan keras dalam hidup, yang bisa kita lihat pada perkelahian antar preman, yang memperebutkan jatah hari ini, juga dari keributan antar supir angkot, yang berebut penumpang untuk dibawa, bahkan perkelahian antar pengamen, sekedar memperebutkan uang recehan untuk makan hari ini. Tetapi, saya pun mendapat pelajaran lain mengenai [ersahabatan dan kasih sayang, ketika saya melihat dua anak pengamen berbagi roti, walaupun roti itu belum tnetu mengeyangkan mereka, tetapi mereka sangat senang berbagi, dibalik kesusahan yang mereka hadapi. Ternyata, jalan yang sering kita anggap kumuh saja mempunyai banyak pelajaran yang hampir kita lewatkan. Apakah di sekitar temen-teman sekalian, ada pelajaran yang terlewati? Tanya pada mata, akal, dan hati teman-teman.

Posted by Iqbal on May 12, '08 12:35 PM for everyone
Tengah malam ini...saatnya berkata kasar...

Buat semua yang tukang nyontek..kalian adalah ornag yang goblok..karena kalian egois.....usaha sedikit ingin hasil besar.....dan tidka mampu menghadapi kenyataan kalau diri kalian tidak mampu dan harus berusaha..

Tapi, ada yang lebih goblok lagi......yaitu yang udah belajar...trus nyontek...jadi selama ini kalian belajar buat apa....kalian lebih goblok lagi..karena udah belajar tapi tidak percaya ama usaha kalian....bener-bener goblok deh pokoknya...

hilangkanlah kebiasaan itu...Jangna pelihara kegoblokan kalian......Goblok kok dipelihara....


(buat yang merasa tersindir saya mohon maaf.....karena maksud saya hanya ingin mengingatkan dan sedikit menghina...)

Posted by Iqbal on May 9, '08 12:40 AM for everyone
Heuh...pertanyaan ini terlintas di hadapan saya.....ketka menghadapi proses pemilihan jalur kuliah. Sering kali kita terjebak pada pilihan yang sangat sulit...antara memilih jurusan kuliah yang menunjang karier di negara kita..ataukah memilih jurusan kuliah yang kita senangi dan ingin kita dalami? Bagi saya pribadi, seharusnya kita memilih jurusan yang kita senangi dan ingin kita dalami. Karena kuliah itu menjadi tempat untuk pengembangan sosialisasi dan intelektual diri, seperti layaknya sekolah. Apabila kita terlalu memfokuskan kuliah untuk menunjang pekerjaan, kita tidak akan senang dalam menjalani kuliah kitu. Apalagi, kalau jurusan yang kita pilih ternyata tidak sesuai dengan keinginan kita. Hal itu bisa menyebabkan kita tidak bisa meneruskan di tengah-tengah kuliah kita, bisa dikarenakan jenuh, ataupun jurusan tersebut tidak sesuai dengna minat dan kemampuan kita. Dan yang terakhir, kalau tujuan kuliah kita hanya untuk menunjang pekerjaan atau mengejar, saya rasa itu terlalu rendah. Masalahnya, dengan kita tidak kuliah pun kita punya kesempatan yang sama untuk sukses secara materi. Seharusnya, kuliah bisa dimaknai lebih dari sekedar ajang untuk menunjang pekerjaan kita kelak. 

Posted by Iqbal on Apr 29, '08 7:48 AM for everyone
Hei, apa kabar kawan-kawanku semuanya. Mudah mudahan sehat selalu. Setelah sekian lama tidak menulis, saya memberanikan diri menulis artikel mengenai Straight Edge. Maaf kalau kesanya sok tau atau gimana, saya hanya mencoba menulis.

Straight Edge adalah movement di dalam scene HC yang di pelopori oleh Ian McKaye lewat Minor Threat. Lalu apa yang membedakan Straight Edge dengan movement hardcore saat itu? Yaitu bahwa Straight Edge beranggapan bahwa seharusnya scene HC bersih dari kebiasaan memadat(merokok, mabuk, narkotika), karena Ian McKaye melihat keadaan scene HC saat itu sangat parah dan tidak berkembang karena diselimuti oleh narkotika dan miras.

Lalu kenapa sekarang banyak orang yang menyangka Straight Edge itu seperti sebuah ekslusifitas( ini yang saya alami..), mungkin ini dikarenakan bahwa straight edger sendiri sudah berbeda dengna kebanyakan orang, karena mereka tidak merokok(hal yang paling dasar..). Dan juga bisa disebabkan oleh perilaku beberapa straight edger sendri yang menjauhkan diri dari para perokok.

Tapi, Straight Edge itu sama seklai tidak berhubungan dengan ekslusifitas, karena Ian Mckaye sendiri berkata dialam lagu Straight Edge.."I'm a person just like you.." sehingga sudah sangat jelas bahwa straight edger itu sama dengan lainnya, hanya membawa dan melakukan pesan yang positif dan berbeda.

Jadi, bagi para straight edger, dont be exclusive, spread the message.....Stay True.....


Posted by Iqbal on Apr 17, '08 9:02 AM for everyone
Pertama...tiba-tiba saja pada minta maaf seperti akan lebaran..
Kedua......tiba-tiba pada rajin ibadah yang asalnya males ibadah
Ketiga.....tiba-tiba sering berdoa......
Empat......tiba-tiba sering bahas soal....



UAN berefek hebat...bertahan lamakah...who knows...


semoga kita semua lulus UAN..dengan nilai trbaik...aamiin

Posted by Iqbal on Apr 11, '08 5:27 AM for everyone
Selagi khotbah Jumat tadi..saya mendengar sebuah perkataan yang sangat perlu diperhatikan...yaitu sifat-sifat jelek orang INdonesia kebanyakan, yang perlu dihilangkan....

1. Hipokrit alias Munafik
ini sama dengan kelakuan yang hanya bisa menasihati orang lain, tapi tidak bisa memperbaiki dirinya....

2. Tidak mau bertanggung jawab atas apa yang telah ia perbuat.
sering kita lihat bahwa banyak seklai ornag yang berani berbuat atau bertindak, tetapi tidak memikirkan resiko atau tanggung jawab yang harus ia ambil

3. Masih berbudaya feodal
yang difokuskan pada budaya feodal ini ialah, terlalu mengagungkan pejabat. Sehingga para pejabat pun sering memanfaatkan keadaan ini untuk bertindak sewenang-wenang.

4. Percaya tahayul...
yap, sudah sering kita lihat bahwa praktek yang berhubungan dengan klenik masih sering kita jumpai. Hal ini dipengaruhi juga oleh sifat kebanyakan orang yaitu, ingin cepat keluar dari masalah. Sehingga orang tersebut mengambil cara yang irasional.

5. Malas....
tidak usah dibahas lagi pun..ini sudha menjadi kebiasaan menahun....

mari, hilangkan sifat-sifat di atas..karena tidak satupun sifat-sifat tersebut baik untuk kita miliki.......




Iqbal Ahmad, 2008


Posted by Iqbal on Apr 10, '08 7:24 AM for everyone
Apa saja efek dari hapeku yang sedang rusak...:
-Gua jadi sering ketiduran di angkot karena ga bisa dengerin lagu...
-Gua jadi ketinggalan informasi karena gag bisa buka Messenger dari Hape....
-Gua jadi ribut ama cewek yang jadi target gue.....gara-gara dia gak percaya hape gue rusak, dan bilang klo saya ga mau sms dia...jadi aja ribut ampe sekarang blum ngobrol lagi...
-Gua jadi bingung mau popotoan pake apa.....
-Gua jadi ganteng...(apeu...)

Posted by Iqbal on Apr 10, '08 7:17 AM for everyone
Setelah mendengar berita dan membuktikan bahwa MySpace dan Multiply diblok...saya sangat sedih sampai tidak bisa makan(dua kali nambah).

Tapi...sekarang kok bisa ya....?...horeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee

Posted by Iqbal on Mar 29, '08 7:15 PM for everyone

Hai semuanya. Setelah lama tidak menulis diakibatkan satu dan lain hal (hehe), akhirnya, pada Minggu pagi ini, saya memutuskan untuk menulis mengenai sesuatu yang sering terjadi di sekitar kita, tetapi terlalu sering terlewatkan oleh kita.

Bunuh diri. Yap, bunuh diri. Kenapa saya memilih topik ini ? Karena saya cukup prihatin akan fenomena bunuh diri ini, yang semakin hari, semakin dianggap sebagai salah satu “jalan pintas” , sebuah solusi cepat, akan masalah yang kita hadapi dalam hidup kita.

Tapi, kita semua tahu, bahwa bunuh diri bukanlah jawaban atas semua permasalahan hidup. Bunuh diri, hanyalah sebuah pelarian terakhir, sebuah usaha putus asa dan sangat pengecut, untuk “menyelesaikan” masalah hidup.

Pertama, mari kita bahas mengapa sesorang melakukan bunuh diri. Seseorang melakukan bunuh diri, biasanya setelah mengalami sebuah tekanan yang sangat besar. Bisa berupa permasalahan hidup yang telah menumpuk terlalu lama, misal ekonomi. Bisa juga berupa rasa malu yang ia terima setelah melakukan suatu hal, misal seorang yang hamil diluar nikah. Atau bisa juga karena ia mengalami rasa kecewa yang sangat besar terhadap seseorang, misal putus cinta(ini yang paling lemah..)

Lalu, mengapa sampai melakukan bunuh diri ? Hal ini biasanya disebabkan, orang yang mengalami tekanan berat tersebut merasa tidak ada lagi jalan keluar terhadap masalah yang sedang ia hadapi. Apalagi, orang tersebut biasanya kurang mendapat dukungan dari lingkungan sekitarnya, sehingga ia merasa tidak ada tempat untuk mengadukan masalahnya, dan akhirnya orang tersebut menjadi sangat putus asa, dan memilih bunuh diri sebagai “solusi tercepat”  bagi masalh yang sedang ia hadapi.

            Bagaimanapun juga, bunuh diri bukanlah jawaban bagi permasalahn hidup kita. Bunuh diri hanya menciptakan masalah baru bagi orang-orang sekitar kita, hanya menyisakan kesedihan bagi orang-orang di sekitar kita. Dan, tidak ada masalah apapun yang akan selesai dengan bunuh diri.

            Karena itu, kita harus menyadarkan diri kita sendiri, bahwa seberat apapun masalah yang kita hadapi, sebesar apapun rasa malu yang kita tanggung, bunuh diri tidak akan menghilangkan masalah tersebut. Masih banyak hal lain yang bisa kita lakukan untuk menghadapi masalah hidup kita, dengan sedikit bersabar dan berpikir. Ingatlah selalu ada jalan bagi setiap permasalahan.

            Dan, kita pun harus mengingatkan diri kita, bahwa kita tidak pernah sendiri. Biasanya, kitalah yang membuat perasaan “aku sendiri”, dengan menutup diri kita secara berlebihan, tidak mau berbagi masalah kita . Masih ada orang-orang yang mengasihi dan peduli akan kita, dan akan membantu kita, setidaknya untuk menghadapi maslah kita. Orang tua kita, teman-teman kita, pasangan kita, pastilah masih peduli dan akan sangat tersakiti apabila kita sampai melakukan bunuh diri. Apabila kita mengingat dan menyayangi orang-orang di sekitar kita, kita tidak akan pernah berpikir akan melakukan bunuh diri.

Karena itu, be strong!!!, jangan lari dari masalah. Masalah pasti ada, tetapi masalah pun selalu datang berbarengan dengan solusi dari masalah tersebut.

 

Iqbal Ahmad, 2008


Posted by Iqbal on Mar 9, '08 1:40 AM for everyone
Ketika saya dalam perjalanan pulang dari acara traktiran teman saya (setaunan uyy), saya sempat menyaksikan sebuah kejadian, yang sangat menarik sekaligus sangat memprihatinkan.
Dari jendela angkot, saya menyaksikan dua orang pengamen, yang usianya mungkin sama dengan adik saya yang paling kecil (kelas satu smp), berkelahi dengan sangat seru, bahkan menggunakan gitar mereka untuk menghajar lawannya.
Yah, saya akui bahwa itu merupakan sebuah tontonan yang sangat seru, tapi yang membuat miris adalah, mengetahui bahwa mereka berkelahi karena memperebutkan uang seribu rupiah.
Ternyata, uang seribu yang mungkin bagi kita semua tidak terlalu besar, bahkan kadang kita anggap sepele, dapat membuat terjadinya sebuah perkelahian di jalan.

Yang sekarang menjadi sorotan saya, bukanlah mengenai kebiasaan kita yang kebanyakan tidak bisa menghargai uang, sehingga cenderung menghamburkannya (meskipun masalah itu juga memprihatinkan).
Tetapi, yang ingin saya paparkan kali ini ialah mengenai perkataan salah seorang penumpang angkot yang seangkot dengan saya, ketika orang itu melihat kejadian itu berlangsung.
Orang itu berkata,"Ah wajarlah, anak jalanan, gak pernah dididik jadi aja tukang berantem, udah wajar yang kayak gitu mah disini."
Dan yang ada dalam pikiran saya ketika mendengar perkataan itu ialah, bagaimana mungkin kita bisa membantu, menyelamatkan, atau setidaknya peduli pada anak jalanan, kalau keberadaan mereka sendiri sudah kita anggap wajar.

Semiskin apapun negara ini, tetap saja keberadaan anak jalanan, tidakbisa anggap sebagai suatu kewajaran.
Apakah seorang anak, yang seharusnya mendapatkan perhatian, kasih sayang, dan pembelajaran di rumahnya, malah harus berjuang mempertahankan hidupnya sendiri, tanpa adanya dukungan dari siapapun, dan harus tinggal di jalan, serta menghadapi kerasnya kehidupan jalanan.
Apakah itu yang namanya kewajaran.....?

Seperti yang semua orang ketahui, bahwa masa kanak-kanak, seharusnya adalah saatnya belajar dan bersosialisasi.
Ya, memang benar bahwa anak jalanan juga belajar, tapi mereka belajar mengenai kerasnya hidup, ketidakpedulian masyarakat, dan kebencian orang-orang akan mereka.

Saya bukannya membenci komunitas jalanan, karena komunitas jalanan juga salah satu yang menginspirasi saya.
Tetapi, yang saya benci adalah, para anak-anak yang masuk ke dalam komunitas jalanan, tidaklah masuk kedalam komunitas itu karena keinginan mereka.
Mereka terpaksa tinggal di jalanan, karena tidak ada yang mengayomi mereka, tidak ada yang melindungi mereka, tidak ada yang menjamin hidup mereka, bahkan mungkin tidak ada ynag peduli akan keberadaan mereka.

Lalu, sekarang pilihan jatuh pada kita.
Akankah kita menjadi orang-orang yang peduli, lalu mencoba merubah situasi yang tidak wajar ini, kemudian membawa kehidupan dan pilihan hidup yang lebih baik bagi para anak jalanan.
Ataukah, kita hanya akan menjadi orang yang menganggap semua situasi ini wajar, dan menyerahkan semuanya pada nasib....?

Tanyakan pada hatimu....cari jawaban dalam kepalamu...rubah keaadaan dengan tindakan mu.

Iqbal Ahmad, 2008


Posted by Iqbal on Feb 27, '08 10:24 AM for everyone
Diri ini tak mau lagi terkekang dalam kekuasaan siapapun.....

Tapi, tak ada daya yang tersisa dalam tubuh ini......

Bahkan, tak ada yang tahu, apakah pernah ada kekuatan dalam tubuh ini......

Tapi, diri ini tak peduli.....

Tak mau tahu akan kelemahan.......

Tak melihat dengan sudut pandang dunia.......

Kalau begitu, apalagi yang dituju....?

Hanya ketiadaan.........
yang terasa lebih nyata, dibanding apa pun yang kau punya.....

Karena itu, puaslah dunia tertawa.......
walaupun itu hanya semu...........

Dan diri ini berteriak derita......,
karena hanya itu sebenarnya yang ada.......

Kapan dunia akan sadar...?
Diri ini tak peduli....

Karena diri ini tahu, ketidaksadaran adalah dunia itu sendiri.........

Ah, sudahlah.......

Kata - kata tak akan bermakna,
ucapan tak akan lagi berarti,
dan teriakan tak akan lagi didengar......

Dan tanpa disadari, kenyataan akan tetap berjalan.............



Mochammad Iqbal, 2007



(commentnya om tante....hehhehehe)



Posted by Iqbal on Feb 11, '08 5:32 AM for everyone
Di bawah ini ada tulisan yang dibuat oleh Eben, Gitaris Burger Kill, yang menyaksikan langsung kejadian tersebut. Berikut gw post supaya apa yang terjadi di sana jelas:



Bandung, 9 Februari 2008
Cerita pendek Tragedi Berdarah konser musik Beside.

Tepat jam 19.00 wib saya tiba di gedung AACC di jalan Braga Bandung, tempat dimana launching album perdana band metal asal kota kembang Beside digelar. Suasana diluar gedung sangat ramai dipenuhi teman-teman dari komunitas yang berkumpul untuk menyaksikan konser tunggal dari band yang baru saja meluncurkan album bertitel "Against Ourselves" ini. Di depan gerbang gedung yang berkapasitas 500 orang ini saya melihat ratusan metalhead yang terus mengantri berusaha masuk kedalam gedung, terlihat juga beberapa orang aparat keamanan yang sedang bersantai duduk diatas motor yang diparkir di depan gedung. Tidak lama kemudian dari luar terdengar Beside sudah mulai menggeber lagu pertama dari set list konser mereka malam ini, tanpa banyak menunggu saya langsung masuk melalui pintu samping gedung yang dikhususkan untuk para undangan dan teman-teman media.

Dari pinggir panggung saya melihat hampir 800 metalhead memadati crowd yang intens berpogo ria diiringi penampilan Beside yang powerfull, setelah saya perhatikan nampaknya pihak panitia telah menjual jumlah tiket yang melebihi kapasitas gedung. Sempat beberapa kali saya melihat beberapa penonton yang mabuk dan pingsan dehidrasi dikarenakan kurangnya sirkulasi udara segar di dalam gedung, tapi sangat disayangkan pihak panitia tidak sigap menyediakan bantuan yang maksimal seperti PMI atau tim khusus untuk menangani kejadian seperti ini, sehingga beberapa penonton yang pingsan hanya dibiarkan tergeletak di lorong samping panggung tanpa pertolongan yang benar.

Memang udara didalam gedung sangat panas dan pengap hingga dipertengahan konser saya berjalan keluar melalui jalan samping untuk membeli minuman dingin. Dari depan pintu samping saya melihat kerumunan penonton tanpa tiket yang beramai-ramai berusaha merubuhkan gerbang utama gedung AACC ini, namun sayangnya para aparat yang berada di sekitar gerbang tidak melakukan tindakan antisipasi dan hanya berdiri merokok menyaksikan kejadian tersebut. Sempat saya mengingatkan salah seorang aparat untuk segera bertindak tapi hanya sebuah jawaban sederhana yang saya terima, "Udah biarin aja ada panitia yang jaga, kamu ga usah ikut-ikutan" tuturnya. Aneh mendengarnya, seharusnya mereka lebih sigap dan segera mengamankan kejadian tersebut. Merasa tidak digubris saya kembali masuk kedalam gedung dan memberi tahu kondisi diluar gedung ke pihak panitia yang berjaga didalam, akhirnya beberapa panitia berlarian keluar untuk ikut membantu.

Setelah pemutaran video klip "Holyman" melalui big screen di kanan kiri panggung para personil Beside terlihat membagikan beberapa gelas bir kepada penonton yang berada di barisan depan panggung, tentunya suguhan ini dengan gembira ditanggapi oleh para penonton yang memang kehausan setelah terus berpogo. Tak berselang lama Beside kembali bersiap dan melanjutkan konser mereka. Sekitar jam 20.30 konser yang berjalan lancar ini berakhir, kerumunan penonton yang mengantri untuk keluar pun terlihat aman dan tertib. Didalam gedung terdapat beberapa penonton yang kelelahan dan beristirahat sambil menunggu antrian yang cukup panjang. Dan tragedi buruk ini pun dimulai, tidak lama kemudian saya mendapat kabar bahwa diluar ada dua orang penonton yang meninggal karena kehabisan nafas.

Tiba-tiba seorang aparat tanpa seragam naik ke atas panggung dan langsung berteriak-teriak menyuruh semua penonton yang ada didalam gedung untuk segera keluar. Tanpa basa-basi pun beberapa polisi lainnya ikut masuk kedalam dan dengan kasar mengusir semua penonton yang tersisa. Kembali saya coba mengingatkan para aparat untuk tidak bertindak kasar dan menerangkan bahwa diluar antrian penonton masih panjang. Namun sekali lagi omongan saya tidak digubris dan mereka terus bertindak seenaknya mendorong dan menendang para penonton, dan akhirnya suasana antrian menjadi tidak terkendali.

Beberapa penonton dibagian belakang terus mendorong kedepan karena takut terkena pukulan para aparat yang terus memaksa keluar, sangat jelas terlihat bertambahnya korban yang pingsan karena terinjak-injak antrian yang terus menumpuk. Dalam kondisi panik saya berusaha membantu seorang penonton yang tergeletak pingsan didepan gedung dan membopongnya untuk dibawa kedalam mobil salah satu panitia. Tiba-tiba salah seorang teman saya yang juga ikut membantu korban dipukul wajahnya oleh seorang oknum aparat tanpa alasan yang jelas, dengan sigap saya berusaha melerai mereka. Dan sekali lagi sikap angkuh dan sok jagoan dari seorang oknum aparat pun dipertontonkan, dengan sikap yang kampungan hampir 20 orang aparat langsung menyerang saya dan mengeroyok membabi buta seperti segerombolan preman yang haus berkelahi.

Akhirnya suasana kembali tidak terkendali dan kerusuhan pun terjadi, beberapa teman yang ikut melawan dan melindungi saya pun ikut terkena pukulan dan tendangan dari oknum-oknum aparat yang terus bertambah sehingga kami semua berpencaran berlari jauh untuk menghindar. Dari kejauhan saya melihat beberapa korban yang pingsan didepan gedung diusir dengan kasar oleh beberapa aparat, dan mereka pun langsung memasang Police Line agar tidak ada lagi penonton yang masuk kedalam gedung. Tak lama kemudian saya mendapat kabar bahwa beberapa teman saya dibawa ke Polwiltabes Bandung sebagai saksi untuk dimintai keterangan perihal kejadian tersebut, dan saya pun langsung menuju kesana untuk mencari tahu kepastian beritanya.

Sesampai di kantor polisi saya melihat beberapa panitia yang berkumpul sambil menunggu giliran untuk di interogasi. Saya mencoba menghampiri dan bertanya kepada mereka tentang berita terakhir korban tragedi tersebut dan ternyata jumlah korban yang meninggal sudah mencapai 10 orang yang tersebar di 2 Rumah Sakit. Beberapa korban yang tidak tertolong meninggal di RS Bungsu dan RS Hasan Sadikin Bandung, dan menurut panitia yang ikut mengantar ke rumah sakit bercerita setibanya di rumah sakit hampir sebagian besar korban tidak dilayani dan hanya dibiarkan saja oleh pihak rumah sakit hingga akhirnya mereka meninggal dunia. Mungkin hal ini terjadi dikarenakan pihak rumah sakit takut akan tidak selesainya urusan admistrasi dari masing-masing korban. Sungguh kondisi yang sangat mengecewakan dan menyesakan dada, namun apa daya semuanya sudah terlewati dan kami sudah tidak bisa membantu lebih banyak lagi.

Dunia musik Indonesia kembali berduka, sebuah konser musik yang menelan korban jiwa kembali terjadi. Lalu siapa yang bisa disalahkan? Apakah buruknya persiapan antisipasi panitia yang nakal dengan menjual tiket diluar kapasitas gedung? Apakah juga bobroknya sikap aparat sebagai pihak yang seharusnya mengatur keamanan di lokasi konser? Atau terlalu banyaknya teman-teman kita yang terlalu mabuk ketika menonton konser? Lalu bagaimana dengan parahnya pelayanan di rumah sakit yang terkesan acuh untuk menangani korban? Saya rasa semua itu bisa menjadi penyebabnya, dan kita hanya bisa menyesalinya. Tentunya setelah tragedi ini rasa pesimis teman-teman di komunitas akan sulitnya izin untuk bisa menyelenggarakan konser-konser akan semakin bertambah.

Dengan adanya tulisan pendek ini mudah-mudahan berita miring di media yang terkesan memojokan teman-teman komunitas atas tragedi ini dapat sedikit diluruskan, dan kejadian ini dapat dijadikan contoh kasus yang perlu diteladani dan disikapi dengan benar oleh semua pihak yang berkaitan dengan pelaksanaan sebuah konser musik. Tulisan ini hanya sebuah pandangan dan opini seorang musisi, teman, dan penikmat musik yang sangat mengharapkan suasana yang kondusif  dari sebuah konser. Dari lubuk hati yang paling dalam saya mewakili komunitas musik sejagad Indonesia turut merasakan prihatin dan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas tragedi ini. Semoga teman-teman kami yang telah pergi dapat beristirahat dengan tenang dan segala kebaikannya diterima disisi Allah SWT, Amien…

Live hard, die hard… Rest In Peace Brothers, we're gonna miss u…

sebarkan dan sosialisasikan.............

Posted by Iqbal on Feb 9, '08 8:06 PM for everyone
Akhirnya setelah sepuluh tahun, band Death Metal asal Bandung ini, berhasil mengeluarkan satu album juga......

Gate depan AACC sudah mulai dibuka dari jam 18.30, tapi berhubung berdesak-desakkan, dan juga gate nya hanya dibuka setengah..(yang sudah pernah ke AACC pasti tau sempitnya bila hanya satu gerbang yang dibuka, sekarang yang dibuka cuman setengah...). Setelah berhasil masuk dengan sudah payah, akhirnya yang ditunggu-tunggu langsung muncul, Beside, langsung main tanpa band pembuka.........

Lagu pertama langsung digeber, dan mosh pit langsung meledak(kalau tidak salah lagu pertama The End of Pain). Setelah itu, langsung disambung dengan lagu kedua(ga jelas lagu apa)kemudian disambung lagi dengan lagu Dosa Adalah Sahabat..........

Kemudian sesi pertama sudah selesai, langsung disambung dengan.pembagian bir.(oke deh, pantesan rusuh)dan juga pemutaran video klip perdana Beside...Holy Man...,pada saat pemutaran video klip inilah, mulai terjadi kerusuhan. Ceritanya, crowd yang di depan, setelah kelelahan, mereka semua pindah ke belakang. Tapi, setelah mereka segar kembali, mereka malah bikin mosh pit lagi di daerah belakang. Sementara, yang didaerah belakang, kebanyakan yang nonton adalah cewek, an paling ama cowok yang nemenin cewek itu(termasuk saya, karena saya nontonnya bareng teman cewek saya). Sehingga, terjadilah keributan kecil, yang akhirnya, setelah lagu Holy Man dimainkan, crowd tersebut merangsek lagi kedepan. Setelah pemutaran video klip dan lagu Holy Man dibawakan, tibalah saat yang paling saya tunggu, solo session!!!!!!!!!!!!!. Yang bermain solo adalah binbin...dan permainan solonya mengingatkan saya pada Paul Gilbert, dan juga Megadeth. Tapi, kembali lagi terjadi kerusuhan, dan penyebabnya sama, sehingga sempat ada yang pingsan, dan(kasihannya) digusur oleh temannya. Dan, di tengah-tengah solo session, tiba-tiba, datang lah Agung BurgerKill(yeahhhhhhhhh) dan solo session pun langsung diteruskan oleh Agung BK. Setelah solo session, seluruh personil Beside plus Agung BK, membawakan lagu Siksa Kubur(kalau tidak salah ini lagunya BurgerKill).

Setelah lagu siksa kubur beres, kemudian tibalah, kata-kata itu dikeluarkan."Kita semua bisa menjadi Tuhan, kita semua adalah Tuhan bagi diri kita sendiri."Lalu crowd pun mulai berteriak, "Aku Adalah Tuhan.....Aku Adalah Tuhan...(bahkan ada yang berkata Bapakku Adalah Tuhan).
Kemudian, lagu Aku Adalah Tuhan pun dibawakan oleh Beside plus Agung BurgerKill, danjuga ditambah vokalis BurgerKill yang baru, yaitu Vicky(akhirnya bisa lihat juga penampilan vokalis BK ini, dan ternyata, kerennnnnnnnnn). Setelah itu, konser pun diakhiri pada pukul setengah sembilan, tanpa encore. Padahal di poster, tertera open gate itu sampai jam sepuluh malam, tapi mungkin mereka mempunyai pertimbangan lain, sehingga konser ini pun berakhir sangat cepat.

Terlepas dari kerusuhan yang terjadi, kemudian korban jiwa yang jatuh (saya baru tau pagi ini), dan juga jempol saya yang masih sakit karena terinjak-inak(saya pake sendal jepit ke acara ini), saya sangat puas terhadap acara ini, terutama kualitas soundnya, sehingga riff-riff gitar, dan juga pada saat duel solo pun terdengar sangat jelas.

Posted by Iqbal on Feb 8, '08 12:29 AM for everyone
Salut untuk Cina........

Karena negara ini berani mengorbankan salah satu sumber devisa negaranya...yaitu produksi dan ekspor kantong plastik tipis............untuk mendukung kampanye penghentian penggunaan kantong plastik yang berhubungan dengan kampanye save our earth........

Terlepas dari kenyataan bahwa Cina akan menghadapi Olimpiade sebagai tuan tumah, saya tetap salut dengan negara ini................

Kapan Indonesia bisa peduli akan lingkungan hidup ya...............

Alah-alah, jauh-jauh ke lingkungan hidup...Bandara Internasional aja kebanjiran..........

Heheheheheh

comment om tante...........

Pages:1234
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help